,

2016, Insiden Kebakaran Turun 50 Persen

Surabaya, areknews – Insiden kebakaran tahun 2016 mengalami penurunan 50 persen jika dibandingkan dengan jumlah insiden kebakaran tahun 2015. Sepanjang tahun lalu tercatat telah terjadi 300 kali kebakaran, sedangkan pada tahun 2015 sebanyak 608 kali. Menurunnya angka kebakaran di Surabaya ini, tidak terlepas dari upaya sosialisasi Dinas PMK dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pencegahan kebakaran.

“Selain berhasil melakukan upaya pencegahan, penanganan Dinas Damkar Kota Surabaya terhadap kejadian kebakaran yang semakin bagus. Hal ini bisa diukur dari respons penanganan kejadian kebakaran yang semakin sesuai harapan,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya, Chandra Oratmangun, Selasa (24/1).

Kota Surabaya yang padat, ungkap Candra, menjadi sangat rentan terhadap kejadian kebakaran, baik di permukiman warga, perkantoran, gudang, dan pabrik. Namun, untuk memadamkan titik api masih banyak kendala dilapangan, terutama jika kebakaran terjadi di perumahan maupun di permukiman warga. Petugas pemadam masih terkendala dengan adanya portal di tiap gang maupun akses jalan yang masuk ke permukiman.

Ia menjelaskan, selain portal jalan, banyaknya warga yang menonton kebakaran juga menjadi kendala mobil pemadam lambat untuk memberi pertolongan secara cepat. Ketiga, parkir mobil yang tidak beraturan padahal kondisi jalan yang tidak lebar. “Tolong kepada masyarakat jika terjadi kebakaran jangan menjadi tontonan, ini akan menghambat lajunya petugas pemadam kebakaran.”tegasnya.

Dengan banyaknya portal di setiap akses jalan kampung maupun perumahan warga, membuat mobil pemadam terhenti dan mencari jalan alternatif yang semakin tidak efektif untuk segera memadamkan api, jika terjadi kebakaran.xco