,

Pertajam Ilmu Siswa, SD Muhammadiyah 4 Pucang Gulirkan Program Guru Tamu

Surabaya, areknews – Sejumlah siswa dan siswi SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya mengikuti pelajaran istimewa dengan hadirnya guru tamu dr. Hamim Thohari, Sp., Bs dari spesialis bedah syaraf di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soetomo dan RSUD dr. Mohamad Soewandhie.

Materi yang disampaikan sesuai dengan yang diterima siswa kelas V tentang organ tubuh. Anak banyak yang nggak tahu ada bagian berbahaya saat bermain. Misalkan bermain ala smack down ini bahaya karena bisa saja batang otak (BO) yang kena.

Wakil Kepala SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya, Edi Purnomo, mengatakan guru tamu akan diadakan setiap bulan sekali ini bertujuan agar dapat mempertajam evaluasi materi pembelajaran yang sudah diterima murid yang telah disampaikan dari guru dan guru tamu.

“Dengan murid mendapatkan materi dari banyak sumber yang berbeda, maka murid akan mendapatkan wawasan yang berkembang,” kata Edi. Materi semester dua adalah tentang organ tubuh manusia. Sehingga mengambil wali murid yang spesialis di bidangnya, yakni dr. Hamim Thohari spesialis bedah syaraf di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soetomo dan RSUD dr. Mohamad Soewandhie.

Edi Purnomo mengungkapkan tujuan dari guru tamu, yaitu murid mampu merefleksikan cita-cita ke depan. Sehingga anak dapat mengukur dan merencanakan pendidikan ke depan sesuai dengan angan-angan, cita-cita dan harapan masing-masing. “Sehingga anak mempunyai jalan kendaraan, khasanah dan memperkaya keilmuan yang dimiliki,” tandasnya

Anak Rentan Cedera Saat Main

Serius : Siswa kelas V nampak serius belajar tentang organ tubuh. Saat ini banyak anak yang tidak mengetahui ada bagian tubuh yang berbahaya jika terjadi benturan saat bermain. Ist
Serius : Siswa kelas V nampak serius belajar tentang organ tubuh. Saat ini banyak anak yang tidak mengetahui ada bagian tubuh yang berbahaya jika terjadi benturan saat bermain. Ist

Anak rentan cidera ketika bermain di sekolah karena ketidaktahuan titik berbahaya pada bagian kepala, leher, tubuh dan kaki. Ketika beli jajanan, anak juga ada yang mengabaikan unsur kesehatan. Ini yang dipaparkan dr. Hamim Thohari, Sp.BS disela kuliah umum yang diikuti seluruh siswa kelas V SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya, di lantai 4 Millenium Buillding, Rabu (14/2). Hamim merupakan dokter spesialis bedah syaraf di Rumah Sakit (RS) dr. Soewandhie Surabaya. Hamim datang sebagai guru dalam Program Guru Tamu Mengajar. Hamim merupakan orangtua dari M Abduh, siswa kelas V-E.

Organ ginjal juga bahaya jika murid senang makan jajanan ringan (snack) yang rasanya asin. Jika terus menerus akan terjadi penumpukan dan membahayakan ginjal, bisa gagal ginjal. Sementara itu, melalui paparan yang dikuatkan gambar, Hamim menjelaskan satu persatu bagian kepala, leher, tubuh serta kaki dan tangan. Termasuk sistem syaraf, dan pencernaan.

Siswa antusias menyimak dan menulis. “Jantung punya bilik kanan dan kiri, juga serambi kanan dan kiri,” kata Muhammad Gilang Pratama, kelas V-D saat Hamim menjelaskan tentang jantung.xco