,

Mastery by Crown Group, Hunian Mahakarya Tiga Arsitek Papan Atas

Surabaya, areknews – Satu lagi mahakarya dari pengembang properti asal Australia Crown International mulai diperkenalkan di Indonesia, Mastery by Crown Group. Untuk kali pertama tiga maestro berkolaborasi untuk mendesain menara hunian yang merepresentasikan dialog alam dengan manusia. Proyek terbaru Crown Group, di kawasan Waterloo Sydney akan menjadi pionir mahakarya arsitektur untuk bersaing dengan kota besar Iainnya di dunia.

Komisaris dan CEO Crown Grup, Iwan Sunito, berhasil mempertemukan dua arsitek superstar asal Jepang untuk memastikan bahwa Mastery by Crown Group akan semakin memperluas batas-batas desain modern yang sudah didorong sebelumnya melalui Waterfall by Crown Group di Waterloo dan Infinity by Crown Group di Green Square. Sosok legenda yang berbasis di Tokyo dan figur favorit Dezeen, Kengo Kuma, berkolaborasi dengan arsitek Jepang Koichi Takada mendesain Menara C dengan 19 Iantai, yang merupakan ‘permata’ nya Mastery by Crown Group.

“Kengo memiliki ide unik desain eksterior ‘hutan susun’ yang didominasi kayu untuk merevolusi cakrawala Waterloo, dengan kolam renang atap kantilever yang spektakuler, pusat kebugaran, spa, lounge bagi para penghuninya dan bioskop mini, memberikan fasilitas terbaik yang pernah ada dari setiap pengembangan apartemen di Sydney dengan interior menakjubkan hasil karya Takada,” ujar Iwan Sunito, Senin (22/10). Hutan kota adalah pusat dari tema bangunan yang menginspirasi ini, dirancang untuk menghubungkan para penghuninya dengan alam dan menghidupkan salah satu keyakinan utama Kengo Kuma.

Selalu ada hubungan antara alam dengan manusia, tetapi arsitektur yang baik tidak berusaha untuk memperbaiki alam sebaliknya, ia bergerak dengan alam, selalu membina dengan baik hubungan tersebut. “Tiga menara hunian Iain menampilkan bakat produktif dari Koichi Takada, sementara menara hunian kelima dan terakhir adalah dikerjakan oleh perusahaan asal Australia, Sylvester Fuller yang menambahkan perspektif lokal unik untuk keseluruhan pembangunan,” ungkapnya.

Tiga Arsitek Superstar Garap Mastery by Crown Group

Mastery

Koichi berbagi visi dengan Iwan Sunito untuk mengubah Waterloo dari kawasan industri pinggiran yang tidak memiliki karakter menjadi sebuah oasis perkotaan yang hijau dengan budaya lokal yang dinamis ditambah gaya hidup resor bagi para penghuninya yang bahagia dan sehat di menara hunian yang dirancang secara organik yang menonjolkan keunikan dari kawasan tersebut. “Kami memiliki visi yang menarik untuk area kota ini yang dapat memperkaya daya tariknya sebagai tujuan gaya hidup. lnti dari transformasi ini adalah untuk membangun dan menumbuhkan komunitas baru di Waterloo, yang berfokus pada gaya hldup resor dan hubungan mendalam dengan alam,” kata Sunito.

Sementara itu,  Bagus Sukmana, GM Strategic & Corporate Communications Crown Group Indonesia menjelaskan, dengan konstruksi yang dijadwalkan selesai pada tahun 2021, penjualan apartemen untuk Mastery by Crown Group akan dimulai pada 17 November 2018 di Jakarta,  Singapura, dan Hong Kong, dengan marketing gallery yang terletak di 30-36 O’Dea Avenue, Waterloo.

“Harga type Studio dipatok, $ 595.000, One Bed $ 725.000, Two Bed $ 1.15 Million dan Three Bed $ 1.595 million. Mastery by Crown Group akan terdiri dari 384 unit apartemen mewah, dengan fasilitas penghuni bergaya resor termasuk kolam renang tanpa batas yang menjorok di puncak menara, ruang olahraga dan ruang komunitas, serta area ritel di lantai dasar yang terdiri dari campuran restoran, kafe dan pertokoan,” jelas Bagus.

Mastery by Crown Group terdiri dari lima menara hunian, yang tertinggi adalah menara setinggi 19 lantai yang dirancang oleh Kengo Kuma and Associates. Empat menara hunian sisanya termasuk tiga yang dirancang oleh Arsitek Koichi Takada dan satu oleh Silvester Fuller. lni adalah kali pertamanya Kengo Kuma dan Associates merancang menara hunian di Australia. Desain menara setinggi 19 lantai dipilih oleh panel juri independen termasuk perwakilan dari dinas tata kota Sydney, selama kompetisi desain berlangsung.xco