,

Lantik Tim Penggerak PKK Kecamatan, Pesan Risma Jaga Keharmonisan Keluarga

Surabaya, areknews – Banyaknya pengajuan gugatan cerai yang masuk di tahun 2016, menjadi keprihatinan Walikota Surabaya Tri Rismaharini. Ketua tim penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) kecamatan diminta untuk menjaga keharmonisan keluarga. Gugatan cerai yang masuk terbanyak diajukan oleh perempuan. Penyebabnya bermacam-macam diantaranya masalah gaji suami yang lebih sedikit.

“Pererat keutuhan keluarga. Salah satunya dengan menjaga penampilan di rumah. Kalau di rumah jangan hanya pakai daster tetapi bila keluar rumah dandan sempurna. Yang juga tidak kalah penting, jaga kesehatan. Bila pagi, sempatkan keluar berolahraga sebentar supaya kena sinar matahari. Karena perempuan rentan terkena osteoporosis,” ujar Risma disela – sela pelantikan dan serah terima jabatan ketua tim penggerak PKK Kecamatan Tambak Sari, Jumat (20/1).

Terkait pelantikan tim penggerak PKK, kata Risma tidak hanya sekedar seremonial mendapatkan Surat Keputusan (SK) belaka. Tetapi harus diingat, dalam SK ada amanah dan tugas yang harus dipertanggungjawabkan.

Selain itu, diimbau untuk aktif memperhatikan lingkungan dan juga masalah sosial yang terjadi di sekitar tempat tinggalnya. Utamanya aktif dalam pencegahan penyakit demam berdarah di Kota Surabaya. Terlebih, jumlah pasien DB di Surabaya, dalam dua tahun terakhir masih cukup tinggi.

“Saya mohon kepada tim penggerak PKK untuk rajin turun ngecek lingkungannya. Nggak setiap hari. Tetapi rajin memberi perhatian dan peduli pada lingkungan tempat tinggalnya,” terangnya.

Kasus demam berdarah bukan hanya soal penyakit. Tetapi juga bisa menjadi pemicu terjadinya masalah sosial. Wali kota memberi contoh, andaikan ada seorang kepala keluarga yang terkena demam berdarah dan kemudian tidak tertolong (meninggal). Padahal, kepala keluarga tersebut merupakan sumber aliran nafkah tunggal bagi anak-anaknya.

“Bila seperti itu, bagaimana nasib anak-anaknya. Bukan tidak mungkin akan terjurumus kepada masalah sosial. Karena itu, jangan sepelekan jentik nyamuk karena efeknya besar,“ jelas wali kota.

Risma juga mengingatkan kepada para lurah, camat dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tentang pentingnya memiliki integritas sehingga tidak tergoda melakukan tindakan yang melanggar hukum dan juga sumpah jabatan. Terlebih, sekarang sudah ada tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli).xco