Merasa Tidak Miliki Dendam, Kepala DPRKP CKTR Maafkan Pelaku Penembakan

Kepala DPRKP CKTR sekaligus Dewan Penasehat GP Ansor Surabaya Ery Cahyadi bersama ketua beserta pengurus GP Ansor Surabaya. Ist

Surabaya, areknews РKepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Surabaya Eri Cahyadi mengaku berlapang dada kepada pelaku perusakan mobilnya, beberapa waktu lalu. Eri pun merasa  tidak memiliki dendam dan sudah memaafkan tindakan pelaku yang saat ini masih dalam proses hukum.

Sikap bijaksana ini ditunjukkan ketika bersaksi atas kasus penembakan mobilnya yang dilakukan terdakwa Royce Muljanto, anak bos Liek motor di ruang Garuda Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (3/5).

“Saya ikhlas memaafkan dan tidak ada rasa dendam sesama manusia. Karena saya sudah memaafkan maka tidak perlu ada perbaikan atau ganti rugi apapun biar semua jadi pembelajaran agar setiap manusia bisa saling menghargai dan menyayangi satu sama lain tanpa harus ada imbalan tertentu, ” ujarnya.

Eri Cahyadi menyambut kata maaf setelah adanya pengakuan salah dari terdakwa Royce Muljanto. Suasana sidang yang awalnya tegang berubah mencair, setelah terdakwa Royce Muljanto mendatangi Eri Cahyadi dan bersalaman serta memeluk tubuh Eri Cahyadi.

Seperti diingat, Kasus penembakan mobil Toyota All New Innova milik Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Surabaya Ery Cahyadi dilakukan terdakwa Royce Muljanto pada 14 Maret 2018 lalu.

Penembakan itu diduga bermotif dendam lantaran bengkel Motor Gede (Moge) milik terdakwa Royce Muljanto di bongkar oleh Pemkot Surabaya.xco

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here