Pemkot Palangka Raya Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Layanan dan Digitalisasi Perpustakaan

Palangka Raya, areknews – Pemerintah Kota Palangka Raya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan perpustakaan melalui penguatan koleksi, digitalisasi layanan, peningkatan kompetensi pustakawan, pengembangan perpustakaan berbasis inklusi sosial, serta penyediaan ruang-ruang literasi yang nyaman, inovatif, dan mudah diakses oleh masyarakat.

Demikian disampaikan Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) Kota Palangka Raya, Rosyana saat membacakan sambutan Wali Kota Palangka Raya pada pembukaan Lomba Video Konten Literasi di aula dinas setempat, Kamis (2/7/2026).

Adapun Tema yang diangkat dalam lomba ini, yaitu “Perkembangan Perpustakaan, Budaya Baca dan Literasi pada Layanan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palangka Raya”, sangat relevan dengan upaya Pemerintah Kota Palangka Raya dalam memperkuat ekosistem literasi masyarakat.

Dikatakannya, membangun budaya literasi bukan hanya tugas pemerintah ataupun perpustakaan semata, tetapi merupakan tanggung jawab semua pihak. “Ketika budaya membaca tumbuh, maka akan lahir generasi yang berpikir kritis, berkarakter, serta mampu menciptakan berbagai inovasi bagi kemajuan Kota Palangka Raya,” ucap Rosyana.

Rosyana mengajak seluruh masyarakat Kota Palangka Raya untuk menjadikan membaca sebagai gaya hidup, bukan sekadar kewajiban. Sebab masyarakat yang gemar membaca akan lebih siap menghadapi perubahan zaman, lebih bijaksana dalam mengambil keputusan, serta lebih kuat dalam membangun peradaban.

Sementara itu terkait pelaksanaan lomba video konten literasi, Rosyana juga mengajak seluruh peserta untuk menghadirkan karya yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki pesan edukatif, dan inspiratif. Selain itu mampu menggambarkan bagaimana perpustakaan telah bertransformasi menjadi ruang publik yang inklusif, modern, ramah, serta memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sebuah gerakan bersama untuk membangun kesadaran masyarakat bahwa literasi merupakan fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, kreatif, inovatif, dan berdaya saing,” jelasnya.

Melalui lomba ini, Rosyana berharap lahir karya-karya kreatif yang mampu menginspirasi masyarakat untuk semakin mencintai perpustakaan sebagai pusat belajar sepanjang hayat.

“Perpustakaan hari ini bukan lagi sekadar tempat menyimpan buku, tetapi telah berkembang menjadi ruang kolaborasi, pusat inovasi, ruang kreativitas, sekaligus tempat bertumbuhnya ide-ide besar yang akan membawa kemajuan daerah,” pungkasnya.ros