Surabaya, areknews – Pertamina Small Medium Enterprise Expo (SMExpo) digelar untuk pertama kalinya di Kota Surabaya, Jawa Timur, tepatnya di salah satu pusat perbelanjaan yang strategis, yakni Royal Plaza, Jalan Ahmad Yani, Wonokromo, Surabaya.
Pada gelaran Pertamina SMExpo perdana di Kota Pahlawan kali ini menghadirkan beragam produk dari sebanyak 41 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) asal Jawa Timur, Bali, NTB, hingga NTT yang merupakan binaan dari Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus.
Pertamina SMEXPO pertama di inisiasi Tahun 2020 sebagai Virtual Expo yang dimaksudkan menjadi salah satu solusi untuk membantu UMK yang dibina oleh Pertamina mendapatkan media Pemasaran dan publikasi yang lebih luas.
“SMExpo ini sebenarnya telah dimulai dari tahun 2020. Pada tahun keenam, tahun ini, berkesempatan untuk dibuatkan dalam bentuk rangkaian Roadshow, dan kota Surabaya berkesempatan untuk menjadi salah satu titik dalam mendukung peran lebih untuk memajukan para pelaku UMKM agar bisa naik kelas,” ungkap Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, dalam pembukaan Pertamina SMExpo Surabaya 2025, Jumat (10/10/2025).
Ahad menjelaskan, pada gelaran tahun ini, Pertamina SMExpo Surabaya 2025 mengusung jargon “Dari Lokal jadi Vokal”.
Sebuah visi untuk lebih meningkatkan kualitas UMK, baik produk, pengelolaan bisnis hingga jaringan pemasaran, melalui kolaborasi dan sinergi bersama para stakeholder sehingga UMK lokal dapat lebih bersuara, dikenal dan diakui sebagai pelaku bisnis yang berkualitas dan berdaya saing tinggi baik di pasar Nasional maupun Global . Jargon tersebut diharapkan dapat membawa semangat kolaborasi untuk mendorong produk UMKM asal Jatim, Bali, NTB, dan NTT, untuk dapat menjangkau pasar yang lebih luas, tidak hanya di dalam negeri, tapi juga hingga ke mancanegara.
“Untuk itu, kami berupaya untuk memperkenalkan produk-produk unggulan dan berkualitas dari para pelaku UMKM, seperti kerajinan, fashion, craft, dan kuliner, yang kami bina di wilayah kerja kita, di Jawa Timur, Bali, NTB, hingga NTT, untuk dipamerkan dan dibawa ke Surabaya,” ungkapnya.
Ahad mengungkapkan, helatan Pertamina SMExpo yang digelar untuk pertama kalinya di Kota Surabaya tersebut diharapkan dapat menjadi suatu pijakan yang penting bagi para pelaku UMKM binaan Pertamina yang berdomisili di wilayah Indonesia Timur.
Letak Surabaya yang strategis dan menjadi salah satu pusat aktivitas perekonomian di wilayah Indonesia Timur merupakan modal yang penting untuk dapat memasarkan produk-produk UMKM unggulan binaan Pertamina yang tersebar di Jawa Timur hingga Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Kenapa Surabaya dipilih? Karena sangat penting untuk showcase, untuk pameran, dan untuk eksposur. Jadi, produk-produk unggulan ini kalau kita tempatkan di tempat yang memang traffic kunjungannya banyak, pasti sering dilihat orang, dan tentunya juga orang semakin familiar dengan produk unggulan tersebut,” tegasnya.
Dengan target kunjungan sebanyak 10-12 ribu orang dalam tiga hari perhelatan Pertamina SMExpo Surabaya 2025, sejak Jumat (10/10/2025) hingga Minggu (12/10/2025) mendatang, Ahad berharap pameran tersebut dapat semakin meningkatkan geliat perekonomian di wilayah Indonesia Timur, khususnya bagi para pelaku UMKM binaan Pertamina.
“Dengan keterlibatan Surabaya sebagai salah satu tuan rumah Pertamina SMExpo 2025, semoga bisa menjadi barometer di wilayah Indonesia Timur atau wilayah Pulau Jawa khususnya. Status Surabaya sebagai pusat destinasi, hub maskapai penerbangan, dapat menjadi tolak ukur bahwa pertumbuhan UMKM di Surabaya bisa berdampak secara multiplier effect ke kota, kabupaten, dan provinsi di sekitarnya,” tegas Ahad.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Perdagangan (Dinkopumdag) Kota Surabaya, Febrina Kusumawati memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Pertamina SMExpo untuk pertama kalinya di Kota Surabaya.
Febrina percaya bahwa gelaran Pertamina SMExpo 2025 bukan hanya sekedar ajang pameran biasa, tapi menjadi bukti nyata dukungan terhadap pemberdayaan para pelaku UMKM, khususnya bagi para mitra binaan Pertamina, yang disebutnya telah menunjukkan dedikasi, kreativitas, dan usaha luar biasa untuk menghasilkan produk yang berkualitas tinggi di pasar domestik hingga mancanegara.
“Kami melihat bagaimana teman-teman UMKM itu betul-betul menjadi tulang punggung perekonomian daerah. Kalau kita membaca statistik yang ada di masing-masing pemerintahan daerah, UMKM itu menjadi support terbesar dari roda perekonomian. Mari kita bersama untuk bersinergi agar ‘lokal menjadi vokal’ itu bukan hanya sekedar tema, tapi itu adalah sebuah kenyataan yang nantinya dapat membanggakan negeri kita tercinta,” pungkasnya.
Pertamina SMExpo Surabaya 2025 bakal berlangsung mulai Jumat (10/10/2025) hingga Minggu (12/10/2025). Selain diisi oleh 41 UMKM binaan Pertamina, acara ini juga diramaikan dengan bermacam-macam kegiatan, mulai workshop, temu wicara atau talkshow, doorprize total hadiah jutaan rupiah, serta pertunjukan hiburan dari Noraebang Night bersama DJ Leord dan MC Diaz dan Band Klantink musisi asal Surabaya.*xco












