Surabaya, areknews – Dalam rangka menyambut Hari Pahlawan, PLN UP3 Surabaya Utara menyelenggarakan Simulasi Tanggap Darurat Gempa Bumi pada Selasa, 3 November 2026, di lingkungan kerja PLN UP3 Surabaya Utara. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya dengan menghadirkan dua narasumber, yaitu Ludy Ferdian dan Novel Afiyatan, sebagai upaya meningkatkan kesadaran serta kesiapsiagaan pegawai dalam menghadapi potensi bencana.
Kegiatan diikuti sekitar 40 peserta yang terdiri dari jajaran manajemen, tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Pelayanan Teknik (Yantek), serta petugas keamanan (security). Dalam sambutan pembuka, Manager PLN UP3 Surabaya Utara, Muhammad Syafdinnur, menegaskan pentingnya simulasi sebagai bentuk persiapan menghadapi situasi darurat. “Simulasi ini penting, jadi kalau terjadi kejadian yang sebenarnya, kita sudah siap,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian materi kebencanaan mengenai prosedur tanggap darurat gempa bumi, langkah penyelamatan diri, serta tindakan yang perlu dilakukan saat menghadapi kondisi darurat. Selanjutnya, peserta mengikuti praktik simulasi evakuasi menuju titik kumpul yang telah ditentukan sesuai prosedur keselamatan. Kegiatan ditutup dengan evaluasi untuk mengidentifikasi hal-hal yang perlu ditingkatkan dalam pelaksanaan tanggap darurat.
Melalui kegiatan ini, PLN UP3 Surabaya Utara berkomitmen memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta membangun lingkungan kerja yang aman dan tanggap terhadap potensi bencana. Sejalan dengan semangat Hari Pahlawan, kesiapsiagaan dan kepedulian terhadap keselamatan menjadi bagian dari tanggung jawab bersama dalam melindungi diri, rekan kerja, dan keberlangsungan pelayanan kelistrikan kepada masyarakat.met











