Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Bersih, Pemko Gelar Sosialisasi Keterbukaan Informasi

Palangka Raya, areknews – Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) menggelar sosialisasi bertajuk “Keterbukaan Informasi Publik : Sinergi Peran Masyarakat Menuju Pemerintahan Transparan” di Aula Peteng Karuhei II Kantor Wali Kota Palangka Raya, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, hingga kalangan mahasiswa dengan menghadirkan narasumber dari Komisi Informasi Kalteng.

Kepala Diskominfo Kota Palangka Raya, Saipullah dalam sambutannya menyampaikan bahwa keterbukaan informasi publik saat ini menjadi bagian penting dari upaya bersama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih. Selain itu untuk membangun reputasi pemerintah serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan.

Menurutnya, keterbukaan informasi publik merupakan salah satu pilar utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, dan akuntabel. Melalui keterbukaan informasi, masyarakat memiliki hak untuk mengetahui berbagai kebijakan, program, serta kinerja pemerintah sehingga tercipta hubungan yang sehat antara pemerintah dan masyarakat.

“Dalam konteks ini, kehadiran para tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan lainnya memiliki peran yang sangat strategis. Mereka merupakan figur yang dekat dengan masyarakat, dipercaya, serta memiliki pengaruh besar dalam menyampaikan nilai-nilai kebaikan di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Ia menambahkan, peran para tokoh tersebut sangat penting dalam menyampaikan nilai-nilai transparansi, kejujuran, dan akuntabilitas kepada masyarakat. Dengan demikian, pesan mengenai pentingnya keterbukaan informasi tidak hanya disampaikan secara formal oleh pemerintah, tetapi juga dapat diterima masyarakat secara lebih efektif, mudah dipahami, serta sesuai dengan konteks sosial dan budaya setempat.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Saipullah berharap dapat terbangun pemahaman bersama mengenai pentingnya keterbukaan informasi publik. Kemudian mampu memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, serta para tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat dalam mendorong terciptanya budaya keterbukaan yang sehat, bertanggung jawab, serta bermanfaat bagi pembangunan daerah.ros