Palangka Raya, areknews – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, melalui Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian (DPKUMP), Samsul Rizal, menyampaikan bahwa harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional saat ini masih relatif stabil. Kondisi tersebut menunjukkan ketersediaan pasokan barang kebutuhan masyarakat masih dalam keadaan aman.
Menurutnya, harga komoditas strategis seperti ayam ras saat ini berada pada kisaran yang masih terjangkau bagi masyarakat. Meski demikian, ia menilai harga ideal bagi para pelaku usaha peternakan seharusnya berada pada level yang lebih tinggi agar peternak dapat memperoleh keuntungan yang maksimal.
Ia menjelaskan, apabila harga ayam berada di kisaran Rp33 ribu per kilogram, maka konsumen diuntungkan karena daya beli tetap terjaga. Namun di sisi lain, kondisi tersebut dapat menjadi tantangan bagi peternak yang harus menanggung biaya produksi dan operasional usaha.
“Kami juga memastikan persiapan menghadapi peningkatan kebutuhan menjelang Natal dan Tahun Baru telah dilakukan. Pemerintah terus memantau perkembangan harga serta ketersediaan stok agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ujarnya, Senin, 1 Juni 2026.
Peningkatan aktivitas ekonomi diperkirakan akan terjadi seiring bertambahnya jumlah konsumen, pelaku UMKM, serta usaha kuliner yang beroperasi di Kota Palangka Raya. Selain itu, pertumbuhan jumlah penduduk dan mahasiswa juga turut mendorong meningkatnya kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
Meski permintaan berpotensi meningkat, pemerintah optimistis harga kebutuhan pokok tetap terkendali karena pasokan barang masih mencukupi. Dengan kondisi distribusi yang lancar dan stok yang tersedia, stabilitas harga di pasar diharapkan dapat terus terjaga dalam beberapa waktu ke depan.ros











