Pembangunan Jembatan Gantung di Sei Rungan dan Sei Rakumpit Rampung Tahun Ini

Palangka Raya, areknews – Pemko Palangka Raya melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus berkomitmen meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas masyarakat.

Pada Tahun Anggaran 2026 ini, fokus utama diarahkan pada pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah-wilayah yang membutuhkan sentuhan akses transportasi yang lebih baik.

Plt Kepala Dinas PUPR Kota Palangka Raya, Fahrial Anchar mengungkapkan bahwa berdasarkan usulan dari Pemerintah Kota Palangka Raya, realisasi pembangunan strategis akhirnya dapat dilaksanakan tahun ini.

Proyek ini berjalan berkat sinergi erat dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Tengah, Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia.

Fahrial menjelaskan, terdapat dua proyek jembatan gantung utama yang mulai digarap tahun ini. Infrastruktur tersebut adalah Jembatan Gantung Sei Rungan dan Jembatan Gantung Sei Rakumpit. Kedua jembatan ini dibangun khusus sebagai sarana penghubung yang dirancang agar aman dan nyaman saat dilalui oleh masyarakat kota setempat.

“Jembatan Gantung Sei Rungan akan dibangun dengan bentang panjang mencapai 120 meter dan Jembatan Gantung Sei Rakumpit akan memiliki bentang sepanjang 60 meter. Kedua jembatan ini akan selesai pada desember 2026,” katanya, Kamis (25/6/2026).

Kedua proyek fisik ini ditargetkan mampu mempermudah mobilitas harian warga yang selama ini kerap menghadapi kendala geografis.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa keberadaan kedua jembatan ini diproyeksikan dapat memperlancar arus distribusi barang dan jasa di kedua wilayah tersebut.

Kehadiran infrastruktur ini juga diharapkan mampu membuka sekaligus meningkatkan akses masyarakat menuju pusat-pusat pelayanan penting, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, hingga pusat kegiatan ekonomi.ros