Kediri, areknews – Aroma pesta rakyat Hari Jadi Kota Kediri ke-1.147 semakin terasa. Menjelang konser akbar yang dinanti ribuan warga, suasana konferensi pers di Hotel Grand Surya, Sabtu (25/7/2026), justru dipenuhi gelak tawa, nostalgia, hingga komitmen besar untuk menghadirkan hiburan berkualitas bagi masyarakat.
Pertemuan yang mempertemukan Pemerintah Kota Kediri, PT Gudang Garam Tbk, awak media, serta musisi papan atas Ari Lasso itu menjadi penanda kuat bahwa peringatan hari jadi kota bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan hasil kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan insan seni.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mencuri perhatian saat mengaku telah mengidolakan Ari Lasso sejak masih kecil. Bahkan, menurutnya, kekaguman terhadap mantan vokalis Dewa 19 itu telah menjadi “warisan” lintas generasi di keluarganya.
“Saya ngefans sama Mas Ari Lasso sejak kecil, bahkan ibu dan tante saya juga ngefans,” ujar Vinanda yang langsung disambut tawa para awak media.
Pengakuan spontan tersebut mencairkan suasana sekaligus memperlihatkan bahwa sosok Ari Lasso memang telah menjadi bagian dari perjalanan musik Indonesia selama puluhan tahun.
Tak ingin mengecewakan publik Kediri, Ari Lasso memastikan telah menyiapkan sedikitnya 15 lagu terbaik untuk menghibur masyarakat. Di tengah perbincangan nasional mengenai polemik royalti musik, ia juga menegaskan bahwa lagu-lagu Dewa 19 tetap akan masuk dalam daftar penampilannya.
“Pasti dibawakan. Kalau saya bebas membawakan lagu Dewa, tapi ya tahu diri lah. Masa semua, lagu sendiri kan juga banyak. Nanti akan saya pertimbangkan,” katanya sambil tersenyum.
Namun, bagi Ari Lasso, persoalan daftar lagu bukanlah hal utama. Baginya, profesionalisme seorang musisi diukur dari kualitas penampilan, bukan banyaknya penonton yang hadir.
“Saya enggak peduli penontonnya 100.000, 100, 5.000, atau cuma 50 orang, saya pasti akan tampilkan yang terbaik yang saya punya,” tegasnya.
Komitmen tersebut menjadi jaminan bahwa panggung Hari Jadi Kota Kediri malam nanti tidak akan sekadar menjadi konser biasa, melainkan suguhan penuh totalitas dari seorang musisi yang telah malang melintang di industri musik nasional.
Di sela persiapan konser, Ari Lasso juga mengungkapkan kesannya terhadap Kota Kediri. Ia mengaku selalu merindukan cita rasa Nasi Pecel khas Kediri yang menjadi favoritnya. Selain itu, ia memuji wajah kota yang dinilainya semakin rapi, bersih, dan nyaman, terutama kawasan Taman Brantas yang terus terawat.
Kesuksesan rangkaian Hari Jadi Kota Kediri ke-1.147 juga tak lepas dari dukungan sektor swasta. PT Gudang Garam Tbk kembali menunjukkan komitmennya sebagai perusahaan yang tumbuh bersama masyarakat Kediri dengan memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan pesta rakyat tersebut.
Perwakilan manajemen PT Gudang Garam Tbk, Ihwan Tri Cahyono, menegaskan bahwa partisipasi perusahaan merupakan bentuk tanggung jawab sosial sekaligus kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Atas nama manajemen PT Gudang Garam Tbk, kami merasa terhormat dan berbahagia dapat mendukung acara Pemerintah Kota Kediri dalam rangka Hari Jadi Kota Kediri ke-1.147. Ini merupakan bentuk komitmen dari kami untuk memberikan manfaat dan kontribusi bagi masyarakat luas, khususnya Kota Kediri,” ujarnya.
Ia berharap keterlibatan dunia usaha tidak hanya menghadirkan hiburan semata, tetapi juga memperkuat apresiasi terhadap seni budaya sekaligus menciptakan pengalaman berkesan bagi masyarakat.
Perayaan Hari Jadi Kota Kediri tahun ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menghadirkan perayaan yang lebih hidup dan berkelas. Tantangan berikutnya bagi Pemerintah Kota Kediri adalah memastikan euforia pesta rakyat tidak berhenti sebagai hiburan sesaat, tetapi mampu memberikan dampak ekonomi bagi pelaku UMKM, meningkatkan kunjungan wisata, serta memperkuat identitas Kediri sebagai kota yang maju, kreatif, dan ramah bagi semua.ade/wan











