Kediri, areknews — Publik Kediri mendadak geger! Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kediri akhirnya membongkar skandal megakorupsi penyaluran kredit fiktif yang bersarang di tubuh Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Pasar Pahing. Tak tanggung-tanggung, aksi culas korps internal bank pelat merah bersama sindikatnya ini sukses menguras dan membobol keuangan negara hingga mencapai Rp1,3 miliar!
Pengumuman gempar ini disampaikan langsung oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Kota Kediri, Nurngali, di markas Kejari Kota Kediri, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kamis (3/9/2026).
Tanpa ampun, tim penyidik langsung merontokkan topeng tiga dalang utama di balik perampokan berkedok kredit ini. Ketiganya kini resmi diseret menjadi tersangka, yakni AJ (40)—seorang oknum mantri BRI yang menjadi penyusup di dalam sistem—serta dua nasabah yang diduga kuat ikut ‘bermain’, berinisial WR dan SG.
“Penetapan tersangka ini kami lakukan setelah tim penyidik mengumpulkan bukti yang cukup serta mengantongi hasil perhitungan resmi dari tim auditor!” tegas Nurngali dengan nada menohok.
Modus Canggih dan Licik: 24 Pengajuan Fiktif Berhasil Digondol!
Penyidikan melacak bahwa aksi kejahatan ini bukanlah kebetulan biasa, melainkan kejahatan terstruktur dan sistematis yang digendong sepanjang 2023 hingga 2024. Sedikitnya 24 permohonan kredit disulap menjadi mesin pencetak uang haram bagi para pelaku.
• Pengondisian Dokumen Palsu: Para pelaku nekat memalsukan seluruh berkas dan dokumen persyaratan demi menembus prosedur perbankan.
• Pengkhianatan ‘Orang Dalam’: Peran AJ sebagai mantri BRI menjadi kunci vital. Posisi strategisnya dimanfaatkan untuk memuluskan verifikasi abal-abal hingga dana segar dengan gampang cair ke tangan komplotan ini.
• Kerugian Membengkak Tajam: Kejahatan ini awalnya tercium dari aduan warga atas kecurigaan pinjaman sekitar Rp50 juta per pemohon. Namun saat kejaksaan membongkar kedok mereka, angka penyimpangan ternyata membengkak fantastis hingga menyentuh angka Rp1,3 miliar!
Kini, tim penyidik Kejari Kota Kediri bergerak cepat menyita tumpukan dokumen kunci sebagai bukti pemungkas. Berkas perkara terus digenjot demi mengeksekusi penahanan para tersangka dan membawa skandal besar ini ke meja hijau! ade/wan












