Surabaya, areknews – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur resmi meluncurkan Coreboost 2.0 , Collaborative Revenue Boost, sebuah strategi transformasi bisnis berbasis kolaborasi PLN Group untuk memperkuat pertumbuhan bisnis ketenagalistrikan dan beyond kWh secara terintegrasi di Jawa Timur.
Kegiatan yang dihadiri jajaran Direksi PLN, PLN Group, sektor perbankan, ATPM kendaraan listrik, investor SPKLU, asosiasi ketenagalistrikan, hingga mitra strategis PLN Group. Ini menjadi langkah nyata PLN dalam menjawab tantangan industri energi tahun 2026 sekaligus mendukung agenda nasional transisi energi bersih, hilirisasi industri dan percepatan investasi. Acara ini juga menjadi momentum penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PLN dengan sektor perbankan dan industri otomotif guna mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Jawa Timur.
Direktur Legal & Human Capital PT PLN (Persero), Yusuf Didi Setiarto, mengapresiasi inisiatif PLN UID Jawa Timur dalam menghadirkan kolaborasi strategis lintas sektor melalui Coreboost 2.0.
“Saya mengapresiasi langkah PLN UID Jawa Timur yang mampu menghadirkan sinergi nyata antara PLN Group, sektor perbankan, industri otomotif, hingga stakeholder strategis lainnya. Harapannya, Coreboost 2.0 ini dapat mendorong transformasi bisnis yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pelanggan ,” ujar Yusuf Didi Setiarto.
Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menegaskan bahwa Coreboost 2.0 menjadi tonggak penguatan sinergi afiliasi PLN Group beserta Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) dan juga sektor Perbankan dalam menghadirkan layanan energi yang lebih adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan.
“Coreboost 2.0 merupakan langkah konkret untuk mempercepat pertumbuhan bisnis melalui kolaborasi yang kuat, layanan yang agile, serta solusi terintegrasi yang memberikan nilai tambah bagi pelanggan. PLN tidak hanya hadir sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai mitra solusi energi dan bisnis,” ujar Ahmad Mustaqir.
Program Coreboost 2.0 difokuskan pada pengembangan Integrated Business Solution yang mencakup penjualan tenaga listrik, layanan beyond kWh, pengembangan energi hijau, digital connectivity, optimalisasi aset, efisiensi operasional, hingga percepatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik. Strategi ini diperkuat melalui pendekatan Priority Account Executive, optimalisasi digitalisasi layanan, dan monitoring berbasis Customer Relationship Management.
Sejumlah mitra strategis turut ambil bagian dalam kolaborasi ini. Dari sektor perbankan yaitu Bank Mandiri, BSI, BNI, BRI, BTN, KB Bukopin, sedangkan dari ATPM turut memberikan dukungan dari Hyundai, BYD Haka Auto, BYD Arista, Wuling Motors, hingga Indomobil Group. Sinergitas tersebut menjadi bagian dari upaya PLN mempercepat pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Jawa Timur yang saat ini terus menunjukkan tren positif.
Hingga akhir tahun 2025, populasi kendaraan listrik di Jawa Timur tercatat mencapai sekitar 24.500 unit. Untuk mendukung pertumbuhan tersebut, PLN UID Jawa Timur telah menghadirkan 302 unit SPKLU yang tersebar di 162 lokasi strategis di berbagai wilayah Jawa Timur.
Selain pengembangan ekosistem kendaraan listrik, Coreboost 2.0 juga membuka peluang besar pengembangan layanan bisnis afiliasi PLN Group lainnya, seperti Renewable Energy Certificate (REC), rooftop solar PV, engineering services, energy management, internet connectivity, hingga asset management guna mendukung kebutuhan sektor industri dan bisnis di Jawa Timur.
PLN UID Jawa Timur optimis Coreboost 2.0 akan menjadi penggerak pertumbuhan bisnis yang lebih cepat, adaptif, dan berkelanjutan sekaligus memperkuat peran PLN Group sebagai penyedia solusi energi terintegrasi di era transisi energi nasional. Kolaborasi lintas sektor yang dibangun melalui program ini diharapkan mampu menghadirkan multiplier effect bagi pertumbuhan industri, percepatan investasi, pengembangan ekosistem kendaraan listrik, hingga penguatan ketahanan energi nasional berbasis energi bersih dan layanan yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan.
“Kolaborasi menjadi kunci utama menghadapi masa depan energi. Dengan sinergi yang kuat, PLN Group Jawa Timur siap menghadirkan layanan yang semakin andal, mempercepat transisi energi serta mendukung pertumbuhan ekonomi , khususnya di Jawa Timur,” tutup Ahmad.met











