Surabaya, areknews – Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya Pdt. Rio Dh. I. Pattiselanno, S.Kom., mengusulkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas jangkauan layanan Mal Pelayanan Publik (MPP) dengan menghadirkan MPP di kawasan Surabaya Barat dan Surabaya Timur. Menurutnya, langkah tersebut akan mempermudah masyarakat memperoleh pelayanan publik secara cepat, efektif, dan efisien tanpa harus datang ke pusat kota.
Pernyataan tersebut disampaikan Rio, Kamis (9/7/2026), di tengah rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 yang diperingati pada 31 Mei 2026.
Menurut Rio, kehadiran MPP selama ini telah membawa perubahan positif dalam pelayanan publik di Kota Surabaya. Berbagai layanan administrasi dari sejumlah instansi kini dapat diakses masyarakat di satu lokasi dengan sistem yang semakin terintegrasi dan berbasis digital.
“Saya sangat mengapresiasi Pemkot Surabaya dalam mewujudkan Mal Pelayanan Publik yang memiliki fasilitas nyaman, pelayanan yang transparan, sistem yang terintegrasi, serta digitalisasi yang terus dikembangkan. Hal ini terlihat dari meningkatnya kepuasan dan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik,” ujarnya.
Selain pembangunan MPP di wilayah barat dan timur, Rio juga mengusulkan inovasi MPP Goes to Kelurahan atau Balai RW yang dilaksanakan secara berkala. Menurutnya, pelayanan jemput bola akan membuat masyarakat lebih mudah mengakses berbagai layanan pemerintahan.
“Sehingga kehadiran Pemkot Surabaya melalui MPP benar-benar dapat dirasakan langsung oleh masyarakat hingga tingkat lingkungan,” katanya.
Rio menilai keberadaan MPP di Surabaya Barat dan Surabaya Timur akan memangkas waktu tempuh warga yang tinggal jauh dari pusat kota. Dengan demikian, proses pengurusan administrasi menjadi lebih cepat, hemat waktu, dan efisien.
Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan publik, Rio juga menyampaikan sejumlah masukan kepada Pemkot Surabaya. Ia mendorong reformasi proses pelayanan dengan memangkas tahapan administrasi yang tidak lagi relevan sehingga birokrasi menjadi lebih sederhana.
Selain itu, ia mengusulkan adanya standardisasi Standard Operating Procedure (SOP) lintas instansi agar kualitas pelayanan semakin seragam dan memudahkan masyarakat.
Rio juga menilai MPP berpotensi dikembangkan sebagai One Stop Investment Center, sehingga seluruh layanan investasi dapat dilakukan dalam satu tempat yang terintegrasi dan memberikan kemudahan bagi calon investor.
Di sisi lain, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang bertugas di garis depan pelayanan juga perlu menjadi perhatian. Menurutnya, petugas pelayanan harus mengedepankan budaya 3S (Senyum, Sapa, Salam), memiliki kompetensi yang baik, serta mampu memberikan pelayanan yang profesional kepada masyarakat.
Ia turut mengusulkan perluasan jam operasional dan segmentasi layanan agar masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu tetap dapat memperoleh pelayanan secara optimal.
Rio berharap berbagai masukan tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi Pemkot Surabaya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang inklusif, mudah diakses, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
“Selamat Hari Jadi Kota Surabaya ke-733. Semoga Surabaya terus berkembang menjadi kota cerdas bertaraf internasional dengan pelayanan publik yang semakin modern, transparan, dan dekat dengan masyarakat,” pungkasnya.xco











